Beranda / Profil Desa / Demografi Penduduk
Demografi Penduduk

Kondisi Geografis, Fisik dan Sosial Desa Banyuurip

Perkembangan Kabupaten Boyolali dalam lima tahun terakhir telah menunjukkan perubahan yang signifikan dan dapat dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat Boyolali. Keberadaannya saat ini tentunya membuat bangga bagi seluruh warga Boyolali, sehingga tidak merasa malu jika ditanya asal atau domisili oleh orang lain.

Desa Banyuurip memiliki jarak sekitar 3 kilometer dengan ibukota Kecamatan dan 35 kilometer dengan ibukota Kabupaten serta 80 kilometer dengan ibukota Provinsi.Desa Banyuurip berbatasan dengan beberapa desa dan kecamatan lain dengan batas Sebelah Utara dengan Desa Kendel Kecamatan Kemusu, Desa Sangge di sebelah selatam, sebelah timur dengan Desa Banyurip dan sebelah barat dengan Desa Bade.

Desa Banyuurip yang terletak di jalan Solo-Purwodadi secara admminitratif memiliki 4 dusun dan 7 dukuh, masing-masing dusun membawahi 4-8 Rukun Tetangga dan memiliki 7 Rukun Warga. Secara ringkas, berikut daftar tabel wilayah adminitratif di Desa Banyuurip

NO

DUKUH

RW

RT

Ket.

1

Ngijo

I

 

01, 02, 03, 04,05

 

Kadus I

2

Pelemrejo

II

06,07,08

KadusI

3

Jlegong

III

09,10,11,12,30

 

Kadus II

4

Banyuurip Utara

 

IV

13,14,29

Kadus II

5

Banyuurip Selatan

V

15,16,17,18

Kadus III

6

Tlogosari

VI

19,20,21,22

Kadus III

7

Ngliyangan

VII

23,24,25,26,27,28

Kadus IV


Luas wilayah desa Banyuurip mencapai 450.0000 Ha dengan perincian dalam bentuk tabel sebagai berikut:

LUAS WILAYAH DAERAH

1

Tanah sawah

:

15.0000

 

 

a.

Irigasi teknis

:

  15.0000

ha

 

b.

irigasi setengan teknis

:

  12

ha

 

c.

Irigasi sederhana

:

40.0000

ha

 

d.

Tadah hujan / sawah rendengan

:

  110.0000

ha

 

e.

Sawah pasang surut

:

-

ha

2

Tanah kering

:

 

 

 

a.

Pekarangan/bangunan/emplasement

:

113.5775

ha

 

b.

Tegal / Kebun

:

128.2500

ha

 

c.

Ladang / tanah huma

:

-

ha

 

d.

Ladang penggembalaan/pangonan

:

0.00900

ha

 

 

 

 

 

3

Tanah Keperluan Fasilitas Umum

:

 

 

 

a.

Lapangan Olahraga

:

    0.5000 

ha

 

b.

Taman Rekreasi

:

-

ha

 

c.

Jalur Hijau

:

-

ha

 

d.

Pemakaman

:

    0.5000

ha

 

 

 

:

 

 

4

Tanah Keperluan Fasilitas Sosial

:

 

 

 

a.

Masjid/Mushola/Langgar

:

    2.2500

 

b.

Gereja

:

90

 

c.

Pura

:

-

 

d.

Wihara

:

-

 

e

Klenteng

:

-

 

f

Sarana Pendidikan

:

    2.9500

 

g

Sarana Kesehatan

:

      55

 

h.

Sarana Sosial

:

-

 

 

 

 

 

5

Tanah bengkok yang telah berubah menjadi tanah kas desa

:

17.0513

ha

 

Tanah kas desa murni

:

1.8655

ha

 

Lain - lain (tanah tandus, tanah pasir)

:

-

ha


Desa Banyuurip berdasarkan data Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa 2013-2018 memiliki jumlah penduduk sebesar 4633 penduduk yang tercatat dalam 1302 Kepala Keluarga dimana 2397 penduduk memiliki jenis kelamin laki-laki dan 2336 orang memiliki jenis kelamin perempuan dengan kepadatan penduduk sebesar 0,102 jiwa/km2

Jumlah Penduduk Berdasarkan Usia

No

Tahun

Kriteria Umur

Laki-laki

Perempuan

Jumlah

a.

Umur  0 – 4

161

173

334

b.

Umur  5 – 9

161

156

317

c.

Umur  10 – 14

176

173

349

d.

Umur  15 – 19

180

185

365

e.

Umur  20 – 24

211

208

419

f.

Umur  25 – 29

235

239

474

g.

Umur  30 – 34

188

186

374

h.

Umur 35-39

193

195

388

i.

Umur  40– 44

195

183

378

j.

Umur 44 – 45

189

177

366

i.

Umur  50 – 54

125

133

258

j.

Umur 55-59

127

154

281

j.

Umur  60 keatas

144

186

330

Jumlah

2397

2236

4633


Topografi

Secara keseluruhan wilayah Desa Banyuurip tergolong dataran rendah dengan beberapa daerah di wilayah Desa Banyuurip termasuk dataran tinggi dengan kemiringan 2 – 15 % dan ketinggian ±. 300 meter diatas permukaan laut dengan kondisi di sebelah Selatan terdapat Bendungan Waduk Banyuurip dan disebelah Utara terdapat saluran Sungai.

Iklim / Klimatologi

Berdasarkan kondisi iklimnya, Desa Banyuurip dapat digolongkan sebagai wilayah dengan karakteristik lembab dengan curah hujan 10 mm / tahun dan jumlah bulan kering / kemarau 6 bulan, sehingga sangat tidak mendukung untuk bercocok tanam dikarenakan kondisi tanah kering dan hanya mengandalkan tadah hujan walaupun beberapa petani telah ada yang menggunakan irigasi teknis dan setengah teknis.

Hidrologi

Berdasarkan kondisi iklimnya, Desa Banyuurip termasuk datar sampai berombak dengan wilayah 70% berobak sampai berbukit 30%

Jenis Tanah dan Kondisi Lingkungan

Desa Banyuurip memliki karakteristik lingkungan dengan jenis tanah Aluvial. Karakter tanah ini cukup sesuai untuk kegiatan pertanian namun cukup labil sehingga mengakibatkan banyak jalan di Desa Banyuurip cepat rusak.

Karakter lingkungan wilayah ini mempengaruhi jenis usaha pertanian tanaman pangan, dengan pengembangan pada lingkungan:

a. Tanah Basah: Upaya pengembangan usaha pertanian diarahkan kepada pertanian modern dengan mengembangkan penggunaan pupuk organik sehingga Desa Banyuurip mampu memberikan kontribusi terhadap Negara dalam swadaya beras secara nasional.

b. Tanah Kering: Sangat Cocok untuk pengembangan pertanian tanaman pangan lahan kering, khususnya palawija.

Sedangkan untuk permasalahan lingkungan hidup yang cukup mencolok yaitu dengan keberadaan peternakan ayam potong (broiler) dan pengembangan ikan air tawa jenis lele yang lokasinya dekat dengan lokasi pemukiman penduduk. Selama ini masalah pengaruh polusi (bau) dan lalat masih terkendali, namun yang perlu perhatian khusus dalam pengendaliannya sehingga benar-benar tidak akan mengganggu masyarakat dan lingkungan di kemudian hari sehingga semuanya bisa tertangani dengan baik.

Kawasan Rawan Bencana

Desa Banyuurip pada prinsipnya tidak termasuk dalam peta wilayah rawan bencana di Kecamatan Klego.