Beranda / Berita / Pungli? Laporkan!
Pungli? Laporkan!
Senin 14 Agustus 2017

Banyuurip - Praktek Pungutan Liar (Pungli) pada proses pembuatan KTP elektronik masih kerap terjadi. Hal itu diungkapkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. Ia meminta kepada masyarakat jika menemukan pungli segera melaporkannya ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Adanya aksi pungli pembuatan KTP elektronik ini menurut dia merupakan hasil pendataan dari Ombudsman. Tjahjo mendorong agar masyarakat berani melaporkan tindakan oknum tersebut ke instansinya.

Kemendagri sendiri menyadari kalau pungli ini sangat perlu dicermati. Bahkan, ada daerah yang sudah menggunakan sistem yang baik, namun pungli tetap tak terhindari. Hal ini dianggap sebagai ulah oknum di lembaga pelayanan publik.

“Pemerintah sendiri telah banyak berupaya memberantas pungli. Rambu-rambu sudah ada, sistem sudah ada perbaikan, dan dibentuk tim terpadu,” ujar dia.

Ada juga yang membandingkan dengan Singapura, kata Tjahjo adalah dua perumpamaan yang sangat berbeda. Sebab, negara tersebut lingkupnya kecil, berbeda dengan Indonesia.

Masalah pungli ini lanjut Tjahjo bukan hanya pungli kecil atau pungli besar tapi kembali kepada diri masing-masing individu. Tugas Kemendagri saat ini adalah memperbaiki sistem dan mempercepat pelayanan agar masyarakat mudah mengakses dan mudah mendapatkan KTP.

“Kita juga akan mengoptimalkan sumberdaya kita, meminta kepala daerah untuk jemput bola,” tegasnya.